APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tawanan Sang Penguasa "Terbelenggu Takdir, Terikat oleh Cinta"

Tawanan Sang Penguasa "Terbelenggu Takdir, Terikat oleh Cinta"

Terjebak dalam pusaran intrik politik, Keyra harus menghadapi kenyataan pahit sebagai tawanan Aditya. Di balik sosoknya yang dingin dan penuh luka rahasia, sang penguasa menyimpan perasaan mendalam yang sulit diungkapkan. Hubungan mereka tumbuh di tengah dendam dan pengkhianatan yang mengancam. Saat kekuasaan menjadi beban, mereka dipaksa memilih antara ambisi tahta atau ikatan hati. Mampukah cinta menjadi cahaya penyelamat di tengah badai takdir yang menghancurkan?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Kenapa kamu tahu nama aku?" tanya Keyra kaku. Suaranya nyaris bergetar, tapi ia berusaha tetap tegar.

Adit, atau Aditya, begitu ia memperkenalkan diri, menatapnya datar. Wajahnya tak menunjukkan simpati, juga tak memancarkan kebencian. Hanya... tenang. Seolah semuanya sudah ia rencanakan jauh sebelum pertemuan mereka terjadi.

"Aku tahu lebih dari itu," jawabnya tenang. "Aku tahu tentang Rio, pria yang mengkhianatimu. Tentang keluargamu yang menjual rumah demi membayar utang ayahmu yang ditipu rekan bisnis. Dan tentang dirimu yang... terluka tapi belum hancur."

Keyra menegang. Matanya melebar. Ia melangkah mundur secara refleks. "Kau menguntitku?"

Aditya mengangkat bahu ringan. "Informasi bukan hal sulit jika kau tahu ke mana mencarinya. Terutama tentang seseorang yang sedang berada di tepi jurang."

Keyra menggertakkan gigi. Napasnya sesak, bercampur marah dan takut. "Apa maumu?"

Lelaki itu diam. Ia menatapnya lama, seolah sedang menembus lapisan perasaan yang selama ini Keyra sembunyikan rapi. Diam-diam. Bahkan dari dirinya sendiri.

"Aku bisa menghancurkan Rio," ucap Aditya perlahan, "dan membuatnya kehilangan segalanya. Kariernya. Nama baiknya. Wanita yang merebutnya darimu. Kekayaan haram yang ia kumpulkan dari menjual data proyek."

Kalimat itu menghantam dada Keyra seperti palu godam. Ia mendengar nama Rio disebut dengan mudahnya oleh orang asing ini, seolah semua yang ia alami bukan rahasia.

"Tapi," lanjut Aditya, "sebagai gantinya... kau harus jadi milikku."

Keyra menahan napas. "Jadi... tawanan?"

Aditya melangkah mendekat. Gerakannya tidak mengancam, tapi cukup membuat Keyra mundur setapak.

"Secara hukum, kau bebas," katanya. "Kau bisa pergi kapan pun. Tapi selama kau di sisiku, dunia akan percaya bahwa kau adalah milik Aditya Maheswara. Wanita yang dipilih langsung oleh salah satu pria paling berkuasa di negeri ini. Dan kau akan memainkan peran itu... sebagai kekasih publikku."

Ruangan terasa membeku. Jantung Keyra nyaris berhenti. Ia tidak mengerti apakah pria ini sedang serius atau sedang mengujinya dengan permainan psikologis berbahaya.

"Kekasih publikmu?" ulangnya nyaris tak terdengar.

"Media akan menulis tentang kita. Orang-orang akan berspekulasi. Lawanku akan menyelidikimu. Tapi mereka tak akan menemukan apa-apa. Karena kau... bukan siapa-siapa."

Keyra menatapnya tajam. "Kenapa aku?" bisiknya.

Aditya menjawab cepat, seolah telah mempersiapkan jawabannya sejak lama. "Karena kau bukan siapa-siapa. Dan itu membuatmu sangat berbahaya bagi lawan-lawanku."

Keyra mengerutkan dahi, bingung. "Aku tidak mengerti."

"Justru karena kau tidak punya jejak kekuasaan, tidak punya ambisi politik, tidak punya sejarah kriminal, dan tidak berasal dari keluarga elite, maka kau adalah bayangan sempurna. Mereka takkan mencium apa pun darimu. Dan saat mereka lengah... saat itulah aku bergerak."

Keyra menatapnya seperti sedang menghadapi seseorang yang gila. Tapi dalam tatapan itu, ia juga menangkap sesuatu yang lain, logika dingin, kalkulasi yang presisi, dan rencana jangka panjang.

"Lalu... kalau aku menolak?" tanyanya pelan.

Aditya tak langsung menjawab. Ia menoleh ke arah jendela besar yang menghadap kota, kemudian kembali menatap Keyra.

"Kau bisa pergi. Aku akan memanggilkan taksi, mengembalikan barang-barangmu, dan semuanya selesai." Ia berhenti sejenak, lalu melanjutkan dengan nada lebih rendah. "Tapi Rio akan terus melenggang bebas. Wanita yang merebutnya akan terus menertawakanmu di balik meja rapat. Dan keluargamu... tetap akan kehilangan rumah mereka."

Keyra menarik napas dalam. Kata-katanya seperti racun. Pelan-pelan menyusup ke dalam kesadarannya.

Ia duduk di sofa, memejamkan mata. Kepalanya kembali berdenyut. Semua terasa terlalu cepat. Terlalu absurd. Tapi juga... terlalu nyata.

"Bagaimana jika aku terlibat... dan justru aku yang dimusnahkan?" tanyanya, tanpa membuka mata.

Aditya duduk di hadapannya, menyilangkan kaki, dan bersandar santai. "Aku tak pernah menempatkan pionku dalam posisi yang tidak bisa kulindungi. Kau akan aman. Bahkan mungkin lebih dari yang pernah kau rasakan seumur hidupmu."

Keyra membuka mata. Menatap pria itu lurus-lurus. "Tapi kau tetap menjadikanku pion."

Aditya tersenyum kecil. "Setiap orang adalah pion di mata seseorang, Keyra. Bahkan presiden pun hanya bidak di papan yang lebih besar."

Keyra terdiam. Kalimat itu... menghantam egonya. Tapi ia tidak bisa menyangkalnya.

"Kau akan tinggal di sini?" tanya Keyra, pelan.

Aditya menggeleng. "Tidak. Ini hanya salah satu tempatku. Tapi untuk sementara, kau akan tinggal di apartemen khusus. Aman. Dijaga. Tidak ada yang bisa menyentuhmu."

"Dan publik akan percaya aku... kekasihmu."

"Benar."

Keyra menggigit bibir bawahnya. Ada rasa ingin tertawa, ingin marah, ingin menangis. Tapi tidak satu pun air mata mengalir.

"Kalau aku bilang iya," katanya pelan, "apa yang akan terjadi?"

"Kita mulai dari konferensi pers."

Keyra terkekeh pahit. "Kau gila."

Aditya berdiri, meraih gelasnya, lalu berbalik menuju pintu. Tapi sebelum ia melangkah keluar, ia menoleh, menatap Keyra dengan sorot yang sulit diartikan.

"Semua orang gila, Keyra. Bedanya, aku tahu tujuanku."

Pintu tertutup. Meninggalkan Keyra sendiri. Bersama denyut jantung yang tak kunjung tenang... dan tawaran dari kegelapan yang menggoda sekaligus menakutkan.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Thousand Tears of Sword
8.8
Benua terkutuk kini menjadi neraka akibat perdagangan manusia dan penindasan kejam bagi yang lemah. Demi mengakhiri penderitaan ini, para dewa mengutus Dewi Kematian untuk membasmi kejahatan di sana. Namun, sebuah insiden fatal saat turun ke bumi melenyapkan seluruh kekuatannya. Sang dewi justru terlahir kembali sebagai gadis kecil bernama Hua Hua. Mampukah ia menjalankan misi sucinya dan menyelamatkan mereka yang tertindas tanpa kekuatan dewa?
Sampul Novel Amelia Bangkit, Balas Dendam Dimulai
9.2
Setelah delapan tahun berjuang demi kehamilan, Amelia justru mendapati suaminya, Aditya, berselingkuh dengan Nasywa yang tengah mengandung. Dorongan kasar Aditya mengakibatkan Amelia keguguran dan kehilangan segalanya. Lima tahun berlalu, Amelia bangkit menjadi sosok sukses dan berkuasa. Saat Aditya kembali dalam kondisi hancur untuk memohon pengampunan, Amelia hanya menatapnya dingin. Baginya, wanita lemah yang dulu mencintai suaminya itu telah lama mati.
Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Devil Beside Me (21+)
9.2
Renata hancur setelah dicampakkan Dinar karena menolak berhubungan intim. Rasa frustasi membawanya mabuk di bar hingga tak sadarkan diri. Ayah Rena kemudian mengutus Ervin, teman masa kecil sekaligus musuh bebuyutannya, untuk menjadi bodyguard pribadi. Meski awalnya Rena membenci pengawasan ketat Ervin dan berusaha mengusirnya, sebuah ciuman tak terduga mengubah segalanya. Hubungan benci mereka pun bergeser menjadi gairah panas yang tak terkendali.
Sampul Novel Dia Bukan Milikku
9.3
Letnan Imam mengutamakan tugas negara, namun pengkhianatan Serda Resti menghancurkan janji suci mereka. Meski Resti telah menjadi milik orang lain, bayangannya tetap ada. Pasca kecelakaan, Imam menemukan cinta baru pada Dokter Utami. Namun, penugasan ke Lampung mempertemukannya dengan Lita, pelajar yang mirip Resti. Saat kesetiaannya diuji, Utami memilih berpisah sementara Lita sudah memiliki kekasih. Siapakah yang akhirnya akan mengisi kekosongan hati sang Letnan?
Sampul Novel Hidden Tea
8.2
Saat menghadiri pesta di Negeri Suwarna, Putri Mahkota Manggalya menerima kabar duka atas wafatnya sang ayah. Karena takhta tak boleh kosong, Pangeran Rahagi yang berusia sepuluh tahun pun naik takhta menggantikannya. Sang Putri yang terpukul memilih mengasingkan diri demi menenangkan jiwa. Namun, di bawah kuasa raja muda yang baru, Manggalya justru berubah menjadi kerajaan agresif yang terus memperluas wilayah kekuasaannya secara membabi buta.