APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ternyata Ada Aku Dan Istrimu! "Tapi Aku Bukan Pelakor"

Ternyata Ada Aku Dan Istrimu! "Tapi Aku Bukan Pelakor"

Trauma masa lalu membuatku depresi hingga menyadari bahwa cinta tak selalu membawa bahagia. Di tengah harapan dan janji masa depan, sebuah rahasia pahit terungkap. Pria yang bersamaku bertahun-tahun ternyata telah menikah dengan wanita lain selama dua tahun terakhir. Meski dikhianati, aku bersyukur Tuhan membuka mataku sebelum terjebak poligami. Kisah nyata penuh emosi ini membuktikan bahwa sepandai apa pun kebohongan disimpan, kebenaran pasti akan terungkap juga.
Bab
Bagikan

Bab 2

Seminggu kemudian..........

"Hai, boleh kenalan gak?" 1 message di handphoneku.

"Maksudnya apa kamu?"

"Boleh gak kenalan sama kamu..??"

"Apa-apaan sih, ini kan nomor teman aku, kamu ini siapa sih??" sedikit penasaran.

"Terus nama teman kamu siapa?"

"Namanya Ruli, kok kamu yang pake nomornya sih?" jawabku kesal.

"Kamu siapa sih??

"Sorry yaaahh... Aku temannya...."

"iya, aku tau... tapi nama kamu siapa?" aku mulai geram, jawabnya betul-betul bikin hati panas.

"Hehehe.... gak perlu taulah dulu, yang jelas aku temannya Ruli, dan pasti kamu baik banget. Katanya dia, makanya aku pengen kenal jauh sama kamu, boleh kan?" Tetap ya, masih menjengkelkan gitu.

"Lalu...??" Kayaknya dia ngerti maksudku.

"Sekarang aku yang pake nomor ini, biasalah teman dekat." Jawabnya tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.

"Oh ya, baik banget tuh teman kamu, nomor hp aja di dua'in gitu!! Trus sekarang kamu maunya apa?"

"Hehehe... Aku pengen kenal lebih jauh, tadinya aku cuman iseng aja sih, punya nomor dan nama yang unik dan familiar di hp ini, terus aku nyoba'in deh."

"Wah.... gak bener nih, emang nama aku sapa di hp itu? Terus klo kamu pengen banget kenal sama aku, sekarang kamu sebutin nama kamu sekarang!!"

"********* karena itu awalnya aku cuman iseng aja, tapi kamu ternyata teman dari teman aku juga, jadi gak jadi aku kerja'in deh kamu.... terus namaku Aswar..." Balasnya, yang membuatku tambah kesal dengan ucapannya. Emang aku mainan apa, bisa-bisanya aku diperlakukan seperti itu.

"Hahaha.... Emang aku mirip sama artis itu?" Emang sih artis itu lagi buming apalagi dengan hits lagunya yang so sweet banget deh. Teringat dengan Ruli jangan-jangan teman aku itu suka juga sama aku, terus ngapain bela-bela'in kasih nama sesuatu pada kontak ponselnya. Itulah firasat semenjak aku pernah bertemu dengannya saat kami masih di daerah dulu. Mengabdi di sana sebagai pendidik. Datang dari jauh-jauh kebetulan dia yang ditugaskan di sebuah desaku. Dia sosok seorang lelaki muda yang sejak kecil hidup dalam lingkup islami. Sosok yang alim, santun, rajin ibadah, dan tak diragukan lagi soal iman dan ketaqwaannya. Gumamku dalam hati. Siapa sih yang gak suka sama sosok seperti dia.

"Hehehe.... Katanya sih, kamu mirip sama dia. Makanya aku tertarik pengen kenal sama kamu..?" Balasnya.

"Woouuuuhh, masa sih??" Balasku, meski aku juga penasaran kayak gimana sih orangnya.

Demikian pesan singkat yang kami lakukan sore itu. Dengan singkat kami semakin akrab aja dengan bergulirnya waktu, semakin hari semakin dia suka menelponku, perkenalan demi perkenalan terjalin. Sudah saling mengenal satu sama lain, tapi hanya sebatas jaringan telepon semata. Hingga suatu hari dia membuatku kaget dan panik dengan segala ancaman-ancamannya jika aku tidak memenuhi permintaannya.

Saat itu tepatnya di bulan Ramadhan waktunya berpuasa bagi muslim itu adalah suatu kewajiban yang harus di jalankan bagi umat manusia di hadapan Allah SWT.

Dia sedang berada di salah satu mall yang ada di kota ini. Dia mengajak aku ketemuan hari itu juga. Gak nyangka banget dia meminta itu, kalo aku tidak menemuinya, dia akan memutuskan pertemanan kami saat itu juga. Akhirnya aku harus memenuhi permintaannya, yah entah sampai kapan aku akan berani kalo bukan sekarang. Baru kali ini hatiku tergerak untuk menemui orang yang pada awalnya hanya berkenalan lewat telepon aja, selama ini gak berani aku menemui sembarang orang, mungkin karena kami udah lama saling kenal, terus aku juga semakin penasaran sih ingin melihatnya langsung, berharap semoga pertemuan itu akan berkesan.

Kami pun janjian, aku memutuskan untuk memakai baju yang berwarna cerah, itu akan memudahkan dia melihat aku. Entah kenapa aku tidak sedikitpun ingin mengerjai dia. Misalnya, aku memakai baju lain agar aku bisa lebih duluan melihat dia. Ternyata, dia melihat banyak yang memakai baju yang sama warnanya denganku, hingga beberapa kali dia melewatiku.

Aku sebenarnya melihat dia duluan sih lewat di hadapanku, setelah berapa langkah kemudian dia kembali di hadapanku lagi. Ternyata memang dia, hah masa sih dia?? Gak nyangka banget klo dia seperti itu wujudnya, hehehe.... Bisa di bilang dengan muka pas-pas'an aja sih, jauh dari standard yang selama ini aku udah pikirin sebelumnnya. Rasa penasaran ini, gak membuahkan hasil. Kecewa yah, pastinya ada, jauh dari harapanku.

Huh, mau gimana lagi, dia terlanjur jadi teman akrabku selama ini.

Aku di sambut baik dengan dia, di ajak ke suatu tempat tapi gak tau mau kemana. Hingga aku memutuskan sendiri untuk ke toko buku yang ada di mall itu. Aku juga sebenarnya mencari buku sekaligus nge-cek buku-buku apa aja yang menjadi best-seller. Satu persatu ternyata kami punya hobi yang sama, dia suka dengan novel dan orang-orang yang bergelut dengan motivator-motivator handal seperti Andrie Wongso misalnya, di mana beliau adalah motivator nomor satu di Indonesia ini. Aku suka dengan beliau dari segi manapun dari sisi kehidupannya.

Setelah itu kami kemudian beristirahat duduk di koridor sambil menunggu waktu berbuka puasa. Ternyata dia juga hobi nyanyi. "Surpice" Dia bernyanyi di sampingku, tapi sayang lagu itu lagu galau, patah hati, aku udah tau maksudnya sebelumnya ia pernah cerita. Ekspresi aku saat itu gak membuat dia jadi terkesan banget, pikiranku cuman satu, aku malas dengarin tentang mantannya itu, tapi aku sejujurnya ingin tau dia dan mantanku juga udah pergi meninggalkanku. Jadi kami dipertemukan dengan waktu yang sama dengan nasib yang sama pula. Sama-sama patah hati, sama-sama sakit hati.

Mungkin dia lebih sakit kali ya, pacarnya baru aja married dengan cowok lain. Di saat mereka masih saling mencintai. Intinya gak ada kata putus di antara mereka. Dan aku juga mengalami hal yang sama dengannya, mungkin karena mantan aku jenuh dengan hubungan kami yang long distance, hanya masalah sepele aja sih yang membuat kami harus mengakhiri hubungan yang udah berjalan selama setahun lamanya. Setelah itu aku benar-benar kehilangan kontak dengannya. Tapi, sempat kami bertemu sekali setelah hubungan kami udah berakhir, tapi kayaknya dia gak ingin mengulang kisah pertemanan kami seperti dulu lagi, setidaknya kami bisa menjadi teman kembali.

Saat itu, kami memutuskan untuk meninggalkan mall townsqure mencari jajanan dipinggir jalan untuk berbuka puasa, karena tempat makan pun udah penuh semua. Saat selesai berbuka puasa hingga aku memutuskan untuk segera pulang, yang gak begitu jauh dari tempat aku tinggal, maklum sebagai mahasiswi aku harus menyewa sebuah kost-kost'an yang dekat dengan kampus agar bisa menghemat biaya dan tenaga. Lalu dia pun menyarankan untuk mengantar aku pulang malam itu.

Apa yang membuatku begitu dekat dengan dia, apa yang terjadi dengan diriku. Kenapa teman lama aku gak mau menemuiku bersama Aswar. Kenapa tadi dia gak menemuiku. Apa dia benar-benar menyukaiku, hingga merelakan temannya menemuiku kemudian pergi meninggalkannya dan tak ingin melihat keakraban kami. Jujur sejak dulu, aku juga suka sama dia, kadang aku sering memikirkannya, kadang aku selalu menunggunya, aku slalu mencari tahu dia, meski hanya kabar baik yang di lontarkan Aswar padaku setiap kali aku menanyainya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ANAK CEO TAMPAN
8.1
Candice menjadi korban jebakan keji mantan suaminya yang berujung pada malam bersama pria asing. Empat tahun berlalu, ia kembali ke tanah air bersama putra kecilnya yang cerdas, tampan, dan jenius. Tak disangka, takdir mempertemukannya kembali dengan ayah biologis sang anak. Di tengah rencana balas dendam yang membara terhadap pria yang telah menghancurkannya, akankah Candice menemukan kebahagiaan sejati bersama keluarga kecilnya yang baru?
Sampul Novel BELENGGU CINTA MANTAN
9.3
Andini hancur saat Ardian, cinta pertamanya, pergi setelah merenggut kehormatannya. Tiga tahun berlalu, Ardian kembali dengan pesona yang sulit ditolak meski kini Andini telah menjadi istri Hendra. Walau Hendra tulus mencintai, Andini justru terjerat kembali dalam rayuan mantan kekasihnya itu. Akankah pilihan Andini membawa kebahagiaan di pernikahan keduanya? Bagaimana nasib suami pertama dan putra kecil mereka yang ditinggalkan dalam luka mendalam?
Sampul Novel Bittersweet Passion
8.5
Hanya Marcel De Luca yang selalu bertahta di hati Joice sejak lama. Meski terus menghadapi penolakan pedih, Joice tetap gagal menghapus perasaan mendalam bagi cinta pertamanya itu. Namun, saat ia mulai lelah berjuang dan berniat menyerah, sebuah insiden satu malam mengubah segalanya. Takdir menjerat mereka dalam hubungan rumit dengan ikatan yang sulit diputus. Akankah Joice sanggup bertahan dalam pusaran emosi ini, atau justru memilih pergi menjauh selamanya?
Sampul Novel Dari Cinta ke Benci: Kejatuhannya
8.8
Lima tahun menikah, identitas asliku terungkap sebagai pengganti Clara, kekasih Baskara. Setelah melahirkan pewaris Adhitama, aku justru disiksa dan dikurung. Puncaknya, Baskara membiarkan putra kami, Banyu, tewas demi menyelamatkan Clara yang bersandiwara. Kini, duka itu berubah jadi dendam dingin. Baskara tak sadar telah menandatangani surat kuasa fatal di balik dokumen arsitekturku. Keangkuhannya akan kuhancurkan lewat hak yang dia remehkan.
Sampul Novel Jadilah Milikku, Nona Sekretaris
8.9
Julian Evans, CEO tampan nan kaya, menghadapi satu penolakan besar dari sekretarisnya sendiri, Mia Sanders. Meski saling mencintai, Mia yang merupakan anak pelayan keluarga Evans memilih memendam rasa demi balas budi dan status sosial. Ia menganggap hubungan mereka mustahil. Namun, Julian tidak menyerah dan menantang keraguan Mia untuk membuktikan keseriusannya. Mampukah kegigihan Julian meluluhkan hati Mia dan meyakinkannya bahwa cinta mereka layak diperjuangkan?
Sampul Novel Love with my penyiarku
8.7
Muhammad Ghifarial Siregar, seorang pria flamboyan yang sangat populer, menambatkan hatinya pada sosok Ariana Martha. Meski perjalanannya dipenuhi luka mendalam dan jiwa yang rapuh, ia tetap teguh meyakini kehadiran cinta sejati. Baginya, perasaan tulus adalah takdir Tuhan yang harus diikhlaskan layaknya suara merdu di angkasa. Ia bertekad menjaga rasa yang tumbuh di relung hati agar terus mekar selamanya, hingga maut datang memisahkan mereka berdua.