APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Queen Of Fantasia

The Queen Of Fantasia

Populer sebagai idol tak menjamin kebahagiaan Lisa hingga ia memilih mengakhiri hidup. Namun, ia justru terbangun dalam raga Permaisuri Aerin, istri Kaisar Lee Han Kyul yang kejam. Sang kaisar tirani tersebut pernah membunuh Aerin demi selirnya. Melalui ritual terlarang sosok misterius, jiwa mereka bertukar dan terlempar ke masa lalu sebelum kematian menjemput. Mampukah Lisa mengubah takdir tragis Aerin dan menemukan jalan pulang ke dunianya sendiri?
Bab
Bagikan

Bab 2

Sepasang kelopak mata elang dengan tatapan tajam itu terbuka. Salah satu sudut bibirnya terangkat, menunjukkan sebuah rasa kepuasan. Rencana pertama telah berhasil, kini tinggal melaksanakan rencana ke dua.

***

Manik mata indah yang dibalut oleh bulu mata lentik itu mulai bergerak, mengisyaratkan bahwa masih ada tanda kehidupan dalam tubuh ringkih seorang gadis yang telah tertidur selama berbulan-bulan lamanya. Samar-samar terdengar teriakan wanita yang entah berbicara apa.

Yang jelas, tubuh lemah itu membutuhkan waktu lebih lama untuk menyesuaikan penglihatannya. Begitu kelopak mata indah itu sempurna terbuka. Pemandangan asing langsung menyerbu retina. Kening gadis itu berkerut kebingungan.

"D-di mana aku?"

"Yang Mulia, anda sudah sadar? Saya ... hiks ... sangat terharu," ucap seorang gadis berpakaian tradisional yang membungkuk memberi hormat. Di belakangnya disusul beberapa gadis lain yang melakukan hal serupa.

Masih butuh waktu agak lama bagi Lisa untuk mencerna kata-kata gadis tadi. Dan pada akhirnya, ia benar-benar tidak paham. Dengan penuh tanda tanya, Lisa mendudukkan diri. Tubuhnya masih terasa lemas, ditatapnya semua gadis berpakaian aneh itu lebih seksama. Eh, ternyata bukan cuma gadis itu, ruangan ini pun juga tak kalah aneh.

"Eh ... di mana aku? Ka-kalian siapa? Kenapa berpakaian seperti itu?"

Sosok yang berada paling depan mendongakkan kepalanya dengan wajah terkejut. "Yang Mulia, anda berada di Istana anda. Dan kami ini adalah dayang dan pelayan anda Yang Mulia. Apakah Yang Mulia melupakan kami?"

Kening Lisa mengerut seketika. "Melupakan? Kenal saja tidak. Hei, tak perlu akting lagi. Aku tahu ini pasti cuma prank. Hei di mana kameranya, hello?"

Lisa mulai panik dan melaimbaikan tangannya ke sana kemari. "Aku sudah menyerah! Jadi berhentilah main-main! Aku ingin pulang!"

"Yang Mulia Permaisuri, anda bicara apa? Ini rumah anda. Hamba mohon, anda jangan bersikap seperti itu. Apakah anda benar-benar melupakan kami?" Gadis itu kembali menunduk, memberi hormat berkali-kali disusul oleh yang lain.

"Hei ... apa yang kalian lakukan?!"

"Yang Mulia, tolong jangan siksa kami dengan sikap Yang Mulia," ucap gadis paling depan ditirukan gadis-gadis di belakangnya.

Jadilah Lisa makin bingung, wajahnya refleks merengut. "Ah ... kalian semua, berhentilah menangis! Aku tidak tahu kenapa kalian menangis."

Agak lama, gadis-gadis aneh itu mulai tenang. Sebenarnya Lisa masih tidak percaya, tapi ia mencoba mengikuti akting para pembuat prank ini saja dulu. Siapa tahu nanti lama-lama mereka lelah sendiri.

"Jadi, tolong jelaskan padaku. Aku berada di mana? Ah ... mungkin aku hilang ingatan karena aku sama sekali tidak mengingat siapa diriku, kalian dan tempat ini." Dalam batin, Lisa ingin menertawakan dirinya sendiri yanh sebenarnya sangat payah dalam berakting.

"Yang Mulia ..." Gadis itu sesenggukan. "Anda berada di istana permaisuri kerajaan

Fantasia."

"Eh? Lalu ... siapa aku?" Lisa terkekeh sendiri. Padahal ia tahu dirinya siapa. Dia adalah Lisa Guan, artis paling terkenal di Korea Selatan yang sekarang juga turut meramaikan dunia hiburan Internasional. Ini akan menjadi tontonan lucu ketika ia mendengar semua prank yang membuat perutnya terasa seperti dikocok.

"An-anda ... Anda Yang Mulia Permaisuri Aerin. Anda istri pertama Kaisar Lee Han Kyul."

"Eh? A-apa? Aku sudah punya suami? Huahahaha ... astaga lol! Bagaimana aku punya suami, kalau pacaran saja tidak boleh? Hahaha ... ya Tuhan ... kalian benar-benar lucu. Tapi, oh sudahlah ... tolong hentikan prank ini, aku bisa mati karena tidak bisa berhenti tertawa, tahu!"

"Yang Mulia ... tolong maafkan kami jika punya kesalahan. Bagaimana mungkin kami berbohong. Mohon jangan lupakan kami Yang Mulia." Lagi-lagi gadis paling depan membungkukkan tubuhnya disusul gadis-gadis di belakangnya.

"Mohon jangan lupakan kami, Yang Mulia."

"Khek ... khek ... khek ...." Lisa dibuat tersedak saat mendapati seluruh orang di sana benar-benar menangis. Ah ... apakah tawanya sangat jelek sehingga membuat mereka menagis? "Hei ... apa yang kalian lakukan?"

"Kami siap dihukum, Yang Mulia. Asalkan Yang Mulia Permaisuri sudi mengingat kami."

Menggaruk tengkuknya yang tak gatal, Lisa menelisik dengan bingung ruangan ini. Namun manik matanya tak sengaja menatap sosok bayangan seorang gadis anggun berpakaian serba putih dalam cermin. Dalam batin ia berkata, wah ... siapa dia? Cantik sekali!

Ia menengok ke belakang, tapi nihil tidak ada orang. Justru saat dia berbalik, bayangan itu mengikuti gerakannya sama persis.

"Eh? A-apakah itu wajahku?" tanya Lisa sambil meraba wajahnya sendiri tanpa mengalihkan pandangannya dari cermin sedikit pun.

"Benar Yang Mulia."

"ASTAGA! KENAPA AKU CANTIK SEKALI?" pekik Lisa tanpa sadar membuat dayang dan pelayannya keheranan bercampur ingin tertawa melihat kehebohan Permaisuri. Jarang sekali Permaisuri bisa seheboh itu, malah sebelumnya memang tidak pernah. Permaisuri yang selalu mereka ingat adalah Permaisuri Aerin yang lugu, pendiam dan bijaksana.

"Hei ... katakan padaku! Kalian tidak melakukan operasi plastik secara besar-besaran, kan saat aku tidak sadar?" Lisa menatap horor pada semua orang yang reflek membuat mereka ketakutan.

"Ampun Yang Mulia. Kami tidak paham dengan apa Yang Mulia katakan. Mohon ampuni kami."

Kini Lisa mulai percaya kalau semua ini adalah kenyataan. Mereka semua mungkin saja memang tidak sedang melakukan prank padanya. Meski pikiran itu masih ada. Namun setelah melihat bayangannya sendiri yang juga bukan tubuhnya. Perlahan ia mulai menduga kalau dia sedang berada dalam tubuh lain. Terdengar gila memang. Tapi kali ini Lisa mulai serius.

Atau ... time traveling itu benar-benar ada?

Uh ... uh ... Lisa jadi merasa sangat terhormat karena bisa mengalaminya. Ah ... ia jadi berandai, pasti ini akan menjadi pengalaman menarik. Sayangnya, dia tidak membawa ponsel untuk mengabadikannya.

"Ah ... sudahlah ... tidak apa-apa. Maafkan aku kalau membuat kalian khawatir. Uhm ... angkatlah kepala kalian. Aku baik-baik saja, ok?"

Gadis-gadis itu pun mengangkat kepala mereka namun tetap menunduk hormat.

"Oh, ya ... bisakah kalian memperkenalkan diri?"

Gadis paling depan mengangguk dan dia mulai memperkenalkan dirinya dan gadis-gadis lain di belakangnya. Meski tidak langsung menghafal semua, setidaknya Lisa bisa mengingat nama gadis paling depan ini karena dialah ketua dayang dan pelayan di Istana Permaisuri.

"Ah ... Song Na Ra, tolong jelaskan padaku siapa aku dan kondisi di sini!"

"Baik Yang Mulia." Gadis itu menghela napas sejenak. "Nama anda adalah Yang Mulia Permaisuri Jang Aerin, keturunan dari marga bangsawan Jang, bangsawan yang paling berpengaruh di kerajaan bagian timur. Anda adalah istri pertama dari Kaisar Lee Han Kyul. Satu-satunya istri beliau yang amat dicintai ibu suri."

"Tunggu ... jadi, sebenarnya ada berapa istri suamiku?" Ah ... rasanya aneh sekali memanggil pria yang tidak kau ketahui rupanya dengan embel-embel 'suami'.

"Ada lima Yang Mulia."

Kedua mata Lisa langsung membulat. "Lima? Banyak sekali!"

"Ampun Yang Mulia, jumlah itu termasuk sedikit kalau di lingkungan kerajaan."

"Oh ... ya ya ya ... kau benar. Aku pernah menonton film tentang itu." Lisa mengibas-ngibaskan tangannya, tak menyadari raut kebingungan dari dayang-dayangnya. "Lanjutkan!"

"YANG MULIA BAGINDA IBU SURI DATANG!!!"

"Eh? Apakah itu mertuaku?"

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Untuk Farisa
8.1
Farisa, seorang gadis desa, memberanikan diri merantau ke kota demi menjalankan wasiat terakhir ibunya untuk mencari sang ayah. Di tengah perjalanan, ia bertemu sosok pria baik hati yang menolongnya. Meski berhasil menemukan ayahnya, Farisa terkejut karena posisinya telah direbut oleh orang lain yang mengaku sebagai anak kandung pria itu. Kini, Farisa harus memilih antara menyerah atau tetap berjuang demi mendapatkan kembali hak dan pengakuan yang seharusnya ia miliki.
Sampul Novel Comeback With You
8.1
Terjebak utang dan perdagangan manusia di Nepal sejak SMP, Laluna bertransformasi menjadi kriminal tangguh demi bertahan hidup. Sepuluh tahun berlalu, gadis asal desa kecil di Indonesia ini memilih menjadi pencuri alih-alih pelacur untuk membiayai keluarga dan menyelamatkan teman-temannya. Takdir mempertemukannya dengan tentara Indonesia yang menyamar dalam misi penyelamatan budak. Bersama, mereka berjuang melawan sindikat kejam demi pulang ke tanah air.
Sampul Novel Kasus 21+
9.3
Konten ini khusus pembaca dewasa 21 tahun ke atas. Eva Avalon, seorang petugas kepolisian elit, kini mengemban tanggung jawab besar sebagai ketua tim khusus. Misinya adalah memberantas tuntas berbagai tindak kejahatan serta eksploitasi seksual yang merajalela. Di tengah kemajuan teknologi yang memicu beragam modus operandi baru yang licin, ikuti perjuangan hebat Eva dalam menyelidiki dan mengungkap setiap kasus rumit demi menegakkan keadilan.
Sampul Novel Kiss for Prince Kouza
9.3
Terjatuh ke jurang saat acara mendaki gunung bersama rekan kantor, Myan justru terbangun di padang rumput misterius. Di tengah kebingungan, seorang pria asing berpakaian unik turun dari kuda putihnya dan berlutut dengan penuh hormat. Pria itu menyebut Myan sebagai Sang Pembebas yang telah dinantikan. Siapakah sosok bangsawan tersebut dan di manakah sebenarnya Myan berada? Petualangan Myan di dunia asing yang penuh teka-teki pun dimulai.
Sampul Novel Not A Perfect Marriage
9.5
Ivy Marionet terjebak dalam belenggu pernikahan rumit yang penuh rahasia. Sebagai istri ksatria kerajaan, ia berjuang keras menyembunyikan identitas aslinya yang misterius. Namun, situasi memburuk saat Ivy menghadapi ancaman eksekusi mati di tangan suaminya sendiri akibat campur tangan Putra Mahkota Winter. Siapakah Ivy sebenarnya? Di tengah intrik dan bahaya, mampukah ia mengungkap kebenaran serta meloloskan diri dari hukuman mati yang sudah di depan mata?
Sampul Novel Pembuktian Cinta
7.9
Bram berjuang membuktikan cintanya pada gadis masa kecil yang ia temui saat keluarganya dibantai musuh sang ayah. Setelah bertahun-tahun terpisah demi bertahan hidup, takdir mempertemukan mereka kembali saat dewasa. Demi melindungi sang kekasih dari fitnah keji, Bram rela mendekam di penjara. Namun, pengorbanannya dibalas kehampaan karena sang pujaan hati tak pernah datang menjenguk. Akankah Bram menemukan kebahagiaan setelah bebas, atau justru melihat wanita itu bersama orang lain?