APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta yang dinantikan

Cinta yang dinantikan

Hidup Anggun Nirmala hancur saat sang ayah menjadikannya jaminan untuk melunasi hutang. Di tengah keputusasaan, seorang pria misterius muncul menyelamatkannya dari nasib buruk. Merasa berhutang budi, Anggun bersumpah akan melakukan apa pun demi membalas kebaikan penyelamat yang tak ia kenal itu. Namun, komitmen tersebut langsung diuji saat sang pria mengajukan satu permintaan tak terduga yang membuat Anggun terdiam seribu bahasa. Akankah ia sanggup memenuhinya?
Bab
Bagikan

Bab 1

Elgar Aditara, tatapan mata lelaki itu tertuju pada segerombolan laki-laki yang menggandeng seorang wanita.

Di tempat dia berada saat ini, memang tidak aneh ketika ada banyak orang yang menggunakan waktunya untuk bersenang-senang dengan kekasihnya. Tetapi, ada sesuatu yang terlihat berbeda.

Wanita itu terlihat berat ketika melangkahkan kakinya untuk mengikuti para lelaki yang membawanya. Dia berjalan seolah terpaksa, bukan karna kemauannya.

"El, itu bukan urusan kita. Jadi tidak perlu ikut campur."

Seorang wanita menahan tubuh Elgar yang beranjak dari tempatnya agar tetap berada disampingnya.

Elgar kembali menatap wanita yang hampir tidak terlihat karena sudah memasuki area VIP.

"Sebentar saja. Aku hanya ingin memastikan sesuatu."

Elgar meninggalkan teman-temanya dan mengikuti wanita yang tadi dirinya lihat. Namun, kemana perginya wanita itu?

Elgar ingin tidak peduli, tapi kakinya enggan untuk melangkah pergi. Elgar mencoba membuka salah satu pintu yang ada di area VIP, namun terkunci. Elgar kembali mencoba membuka pintu yang lain, namun sama saja, terkunci. Hingga ahirnya, Elgar berhasil masuk ke salah satu ruangan yang tidak terkunci.

"Siapa kamu? Jangan mencoba untuk mengganggu kesenangan kami," ujar lelaki yang paling tua diantara yang lainya.

Elgar tidak menganggapi ucapan lelaki tersebut, dirinya hanya fokus pada wanita yang saat ini duduk di sofa, tengah dipaksa minum oleh lelaki lainnya.

Wanita itu menyadari kedatangan Elgar, dari gerakan mulutnya, elgar dapat memahami jika wanita tersebut mengatakan. "Tolong," meski tanpa suara.

"Apakah kalian terlalu menikmati, sampai lupa mengunci pintunya?"

Elgar mendekat, masuk ke dalam ruangan setelah menutup pintu. Tatapan matanya tidak beralih kemanapun selain menatap wanita yang berada di sofa, ditemani lelaki yang berada di sebelah kanan dan kirinya.

"Sudah aku peringatkan untuk jangan mengganggu kesenangan kami. Jadi silahkan pergi sebelum kami menghajarmu."

Salah satu dari segerombolan laki-laki itu menghadang Elgar yang melangkah maju. Tidak ingin membuang waktu, Elgar menghajar satu persatu para lelaki yang ada di ruangan tersebut. Elgar kemudian membawa wanita itu setelah berhasil melumpuhkan keempat lelaki yang ada di sana. Elgar mencium aroma alkohol dari tubuh wanita yang saat ini bersamanya, sehingga membuat wanita itu tidak berdaya.

Apakah aku selamat? Apakah dia menolongku?

Tidak ada lagi yang wanita itu dengar, matanya terasa berat, penglihanya semakin lama semakin buram. Hingga ahirnya, matanya terpejam.

Elgar membawa wanita itu ke mobilnya, membawanya pergi dari area klub setelah memberitahu temannya jika dirinya pulang lebih dulu.

---------

"Dimana aku?"

Wanita itu ahirnya bangun setelah dua jam tertidur. Matanya sibuk menelusuri tempat dirinya berada saat ini hingga melihat sosok lelaki yang duduk di sofa, tepat di sebelah ranjang yang dia tiduri.

"Ahirnya bangun juga. "

Elgar beranjak dari tempatnya, menghampiri wanita yang saat ini terlihat kebingungan.

Anggun mengambil posisi duduk ketika lelaki tersebut mendekatinya. Raut wajahnya terlihat ketakutan sehingga membuat tubuhnya gemetar.

"Bagaimana, apakah sudah merasa lebih baik?" ucal Elgar yang berdiri di samping ranjang.

Wanita itu termenung untuk sejenak, mengingat apa yang terjadi padanya sebelum dirinya berada di sebuah kamar bersama lelaki asing ini.

"Kamu ... pasti orang yang tadi menolongku." ujar Anggun setelah mengingat kejadian yang menimpanya hari ini.

"Namaku Elgar. Siapa namamu?"

"Anggun."

"Nama yang cantik." Elgar menyematkan senyum tipis di ujung bibirnya ketika menggoda Anggun. "Istirahatlah disini, aku pastikan kamu aman. Waktu sudah terlalu malam, aku harus segera pulang."

Pulang! Jadi ini bukan rumahnya? Lalu rumah siapa?

Anggun semakin kebingungan, dirinya ingin menanyakannya, tapi, ada yang ingin Anggun katakan, lebih penting dari apa yang akan dia tanyakan.

"Terimakasih sudah menolongku. Aku sudah berjanji pada diriku sendiri, akan melakukan apapun untukmu karena sudah menyelamatkan hidupku. Jika tidak, aku tidak tau akan menjalani hidup seperti apa."

Elgar tersenyum, namun senyumannya seolah menyimpan maksut tertentu. "Kamu yakin dengan ucapanmu?"

Anggun mengangguk, dia sangat yakin.

"Bagaimana kalo aku meminta tubuhmu sebagai imbalannya?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bangkit dari Kematian Palsuku
8.7
Sepuluh tahun pernikahan dikhianati saat Mahendra berselingkuh dengan Kiana. Setelah disiksa hingga cacat permanen akibat ulah mereka, aku dibiarkan sekarat dalam kecelakaan tragis. Dibantu Prakoso, aku memalsukan kematian di sebuah kebakaran demi memulai hidup baru sebagai pelatih balap legendaris di luar negeri. Tiga tahun berlalu, aku telah sukses dan berada di puncak karier. Tiba-tiba, Mahendra muncul dengan penuh penyesalan dan memohon kesempatan kedua.
Sampul Novel Diperas Mafia Tengil
8.6
Hidup Rania penuh cobaan, mulai dari gagal menikah hingga diceraikan karena tak punya anak lelaki. Saat ingin berhenti menjadi asisten pribadi, ia justru diperas oleh bosnya yang seorang mafia, Radin. Namun, Radin malah melindungi Rania dan putrinya dari gangguan sang mantan suami. Sikap kontradiktif ini membuat Rania bingung akan niat asli Radin. Ternyata, Radin menyimpan rahasia besar tentang masa lalu mereka yang menjadi alasan di balik kebaikannya.
Sampul Novel Gairah Liar Sang Mantan
8.2
Kejadian tak terduga menimpaku saat kakek melakukan tindakan nekat di dalam kamar. Di bawah ancaman agar tidak membangunkan adik, aku terjebak dalam situasi yang membingungkan sekaligus menggelisahkan. Sentuhan dan bisikannya membuatku kehilangan kendali hingga tubuhku terasa lemas tak berdaya. Saat kakek melancarkan aksinya lebih jauh dengan melucuti pakaianku, tiba-tiba lampu kamar menyala. Sebuah rahasia besar terancam terbongkar dalam keheningan malam itu.
Sampul Novel My Bastard Boss
8.3
Hidup Nayra hancur saat sang mantan kekasih menyerahkannya kepada pria asing. Lima tahun berlalu, ia justru terjebak bekerja untuk Xabiru, atasan yang ternyata adalah sosok yang merusaknya di masa lalu. Kini, Xabiru menuntut hak atas putri mereka, sementara Chrisyan kembali memohon ampun. Terjepit di antara dendam dan luka lama, haruskah Nayra memaafkan mereka atau membalas sakit hatinya? Kebenaran kelam lima tahun silam kini mulai terungkap.
Sampul Novel Not Friend's With Benefit
8.3
Fernanda terjebak dalam hubungan fisik tanpa cinta bersama Daniel selama dua tahun. Meski Daniel tulus mencintainya, Fernanda justru menutup hati akibat trauma kegagalan pertunangan di masa lalu. Di tengah tekanan sosial dan ambisinya membahagiakan orang tua, ia mengabaikan kasih sayang Daniel. Namun, sebuah situasi pelik akhirnya menyadarkan Fernanda akan arti kehadiran Daniel. Ini adalah kisah perjuangan wanita tangguh menyembuhkan luka jiwa dan menemukan cinta sejati.
Sampul Novel Pemuas Para Tetangga
9.3
Selamat datang di sebuah lingkungan perumahan yang tampak tenang namun menyimpan rahasia menggoda di balik pintu-pintunya. Di sini, interaksi antar penghuni bukan sekadar tegur sapa biasa. Kisah ini menyoroti jalinan romansa modern yang provokatif dan berani di antara para tetangga yang telah dewasa. Setiap pertemuan menjadi awal dari dinamika hubungan yang penuh gairah, mengeksplorasi sisi lain kehidupan bertetangga yang jauh dari kesan konvensional.