APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Derita Suami Mandul

Derita Suami Mandul

Pernikahan Jaka dan Fatimah terancam hancur karena tak kunjung memiliki keturunan. Tekanan besar dari keluarga Fatimah mengungkap kenyataan pahit bahwa Jaka mandul. Meski sempat bertahan, Fatimah akhirnya goyah dan berselingkuh dengan mantan kekasihnya hingga hamil. Kecewa dengan pengkhianatan tersebut, Jaka memutuskan untuk menceraikan istrinya. Kini, keduanya harus menghadapi babak baru kehidupan yang penuh luka dan penyesalan setelah resmi berpisah.
Bab
Bagikan

Bab 2

Fatimah masih menunggu jawaban Jaka, ada rasa takut pada diri Fatimah. Jaka tidak akan mengizinkan istrinya untuk berzina dengan pria lain. Tetapi Jaka juga tidak ingin menceraikan Fatimah.

"Maaf Pak, bukannya itu sama saja zina?" tanya Jaka pada Santo.

"Kalau begitu, Fatimah kamu gugat cerai saja suamimu yang tidak berguna ini," kata Santo.

"Apa? tidak. Aku tidak akan melakukan itu, Pak," tolak Fatimah.

"Benar Fatimah, gugat saja Jaka. Pria mandul seperti dia hanya akan menyusahkan kita," tambah Aminah.

"Fatimah, apa yang kamu harapkan lagi dari suami mandul? Cinta?" tanya Rani. "Apa dengan cinta saja kalian bisa bahagia? Hah aku rasa tidak," ucap Rani setengah mengejek.

"Tidak, aku tidak akan menggugat Mas Jaka. Aku juga tidak akan melakukan zina," tolak Fatimah lalu berdiri dan berlari menuju kamarnya. Dia menutup pintunya dengan kasar karena kesal pada keluarganya.

Jaka menyusul Fatimah, dia akan menenangkan Fatimah. Jaka juga tidak akan rela jika Fatimah berzina. Entah mengapa keluarga Fatimah terlalu egois tanpa mempedulikan perasaan Jaka dan Fatimah.

"Sayang, jangan menangis!" larang Jaka mendekati Fatimah yang duduk di tepi ranjang dan memeluknya.

"Mereka keterlaluan, Mas. Demi ingin mendapatkan cucu dariku, mereka rela menyuruhku berzina," ucap Fatimah sedih.

Jaka mengusap lembut pipi Fatimah, air mata telah membasahi pipi mulus Fatimah.

"Kita pasti mendapatkan jalan lain, sayang," kata Jaka mencoba agar Fatimah lebih tenang.

Di ruang tengah Santo masih tidak menyangka bahwa Fatimah sudah cinta mati dengan Jaka.

"Jaka pakai dukun apa sih, kok bisa membuat anakku itu cinta mati sama dia," kata Santo.

"Kalau dia tidak mau berzina, kita harus melakukan rencana baru, Pak. Kita jangan kalah sama Jaka, Fatimah itu keluarga kita. Lagi pula mereka tinggal di rumah ini, jadi harus tunduk pada peraturan rumah ini," kata Rani.

"Sudahlah sayang, sepertinya susah memisahkan mereka," kata Hasan.

"Tidak Hasan, kita harus buat Fatimah hamil. Bagaimana pun caranya itu," kata Santo.

Hasan dan Rani pulang, karena belum mendapatkan solusi untuk masalah Fatimah. Rani merasa bahwa adiknya itu sudah gila, mau bertahan dengan pria yang jelas-jelas mandul.

"Rani, jangan terlalu ikut campur dengan rumah tangga Fatimah. Biarkan bapak dan ibu melakukannya sendiri. Kamu jangan libatkan dirimu lagi," kata Hasan.

"Mas, aku tidak bisa. Fatimah itu adikku," bantah Rani. "Aku tidak mau Fatimah menderita karena punya suami mandul." Rani terus saja membantah.

Hasan hanya diam, dia tidak pernah bisa mengalahkan keinginan Rani. Bahkan dalam urusan rumah tangganya sendiri saja dia selalu kalah.

Rani selalu saja tidak mau dikalahkan, bahkan dia tidak pernah menghiraukan pendapat dari suaminya. Bagi Rani pendapat dan keinginan dialah yang terbaik.

**

Fatimah tertidur dalam pelukan Jaka, kini dia terbangun karena haus. Fatimah mengambil air minum ke dapur. Saat melewati kamar orang tuanya dia mendengar pembicaraan mereka.

"Fatimah terlalu bodoh, dia bertahan demi suami mandul. Jika seperti ini dia tidak akan hamil," kata Aminah kesal.

"Tenang saja, aku akan membuat Fatimah hamil," kata Santo.

Fatimah berjalan ke dapur dan mengambil minum. Dia duduk di meja makan, dia memikirkan antara memenuhi keinginan orang tuanya atau tidak. Tetapi berzina sangat tidak mungkin dia lakukan, apalagi menggugat Jaka hanya karena dia mandul.

"Fatimah, kamu disini," kata Aminah.

"Iya Bu, Fatimah haus tadi," kata Fatimah. Aminah duduk di dekat Fatimah, dia memegang tangan Fatimah.

"Fatimah, maafkan kami. Karena kami telah ikut campur dalam rumah tangga kalian. Bagi kami keturunan itu penting, Fatimah. Makanya kami sangat ingin kamu hamil," kata Aminah.

Entah mengapa Fatimah merasa bahwa Aminah bersikap lembut karena ada maunya. Semenjak permintaan mereka agar Fatimah berzina, Fatimah selalu berpikir jelek pada kedua orang tuanya.

"Fatimah, aku ingin kamu bahagia. Lihat saja teman-teman kamu, mereka sudah punya buah hati dan hidupnya sangat sempurna," kata Aminah. "Jika kamu tidak mau menggugat Jaka, kami terima. Tapi kami harap kamu bisa segera hamil, entah bagaimana caranya," kata Aminah lagi.

Setelah mengatakan itu, Aminah pergi meninggalkan Fatimah. Entah mengapa Fatimah tidak peduli dengan masalah buah hati. Bagi dia saat ini kebahagiaannya adalah bersama Jaka.

Fatimah masuk ke dalam kamar, dia berbaring di samping Jaka. Dia memandangi wajah suaminya, hingga akhirnya terlelap.

**

Pagi ini Rani sudah heboh di rumah Aminah, dia membawa undangan dari saudara mereka.

"Bu, ini loh Satria dan istrinya mengundang kita ke acara aqiqah anaknya yang baru lahir," kata Rani menunjukkan undangan pada Aminah. "Dia juga mengundang Fatimah dan Jaka, mereka berharap kita semua datang," tambah Rani.

Fatimah yang sedang menyiapkan sarapan hanya diam saja. Dia tidak mau nimbrung dengan Rani dan Aminah.

Jaka keluar dari kamar dan sudah siap untuk berangkat kerja. Rani mendekati Jaka, dia langsung menyodorkan undangan dari Satria pada Jaka.

"Jangan lupa, ajak Fatimah datang." Rani sedikit sinis.

Jaka menerima undangan tersebut dan membukanya, lalu duduk di meja makan.

"Kita akan datang ke acara Satria, kamu siapkan kadonya saja ya. Ini undangannya," kata Jaka memperhatikan undangan dari Satria.

Fatimah hanya tersenyum, mereka lalu makan bersama dengan Santo dan Aminah.

"Fatimah beli kado yang bagus, jangan beli kado murahan untuk anak Satria," kata Aminah.

"Iya, Bu." Fatimah lalu makan saja tanpa mau menjawab lebih banyak ucapan Aminah.

Jaka pamit ke kantor, dia tidak ingin datang terlambat ke kantor. Sesampainya di kantor, Jaka bertemu dengan atasannya. Dia bernama Bu Yunita, dia seorang janda beranak satu. Bu Yunita selalu mengajak putranya ke kantor. Sebagai atasan Bu Yunita orang yang sangat baik kepada karyawannya termasuk Jaka.

"Om Jaka!" panggil Jonathan pada Jaka.

"Jo, kamu sudah datang anak pintar." Jaka memeluk Jonathan. Jaka biasa memanggil Jonathan dengan sebutan Jo. Jaka dan Jonathan sangat akrab sekali, bahkan orang yang tidak tahu dikiranya Jaka adalah ayah Jonathan.

"Om, kapan kita main lagi?" tanya Jonathan pada Jaka.

"Maaf Om Jaka tidak bisa untuk saat ini, pekerjaan Om sangat banyak," tolak Jaka. Ada rasa sedih dihati Jonathan, akhirnya Jonathan menghampiri Yunita.

"Pak Jaka, maaf jika Jonathan merepotkan Bapak," kata Yunita.

"Tidak Bu, justru saya senang. Namun, saat ini saya kan banyak pekerjaan," ucap Jaka.

Jaka lalu masuk ke ruangannya dan segera kerja.

Fatimah pergi membeli kado bersama Rani, mereka terlihat sangat menjaga jarak.

"Fatimah belikan baju bagus itu," kata Rani. "Satria itu orang kaya kalau kita beli barang murah nanti nggak di pakai," kata Rani.

Akhirnya Fatimah menurut saja pada Rani, setelah itu mereka mampir makan siang di sebuah cafe.

Cafe itu dekat dengan kantor Jaka, saat Rani ke toilet dia melihat Jaka di cafe itu. Jaka duduk bersama seorang wanita.

"Jaka...," ucap Rani.

Jaka terkejut melihat Rani, dia takut jika Fatimah juga melihat dia dan Yunita sedang makan bertiga dengan Jo.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ann The Innocent
7.8
Ann Arthurian adalah gadis jenius yang malang. Ia sering dicap sebagai anak pembunuh karena ayahnya menghabisi nyawa ibu angkatnya. Setelah kehilangan nenek, Ann menderita akibat perundungan di asrama. Namun, takdir berubah saat ia bertemu putra mafia yang menemukan buku miliknya. Kehidupan Ann berbalik total ketika ia bergabung dengan tim ilmuwan untuk memecahkan kode rahasia negara. Di tengah misi besar itu, kebenaran tentang asal-usul keluarganya yang kelam mulai terungkap.
Sampul Novel CEO 1 Miliar Won
9.5
Kim Liu, pengacara muda yang selalu berbakti, terpaksa menyetujui perjodohan demi ibunya yang sakit parah. Ia menikah dengan Jung Jisung, CEO TJ Group yang kaya namun trauma akibat penculikan masa kecil. Meski awalnya dingin dan penuh rumor, Jisung perlahan luluh oleh ketulusan Liu. Namun, pernikahan rahasia mereka diguncang oleh kebencian ibu mertua, gangguan mantan kekasih Liu, serta intrik Song Minseo yang ambisius. Bisakah cinta tumbuh di tengah rahasia dan tekanan harta?
Sampul Novel Gairah yang Berapi-api: Istri CEO yang Bersalah
7.9
Di malam pengantin, Rogelio bersumpah menyiksa Marian karena menganggapnya penyebab kematian sang kakak. Meski dibenci dan tak disentuh, sebuah insiden memaksa mereka tidur bersama hingga Marian hamil. Di tengah penghinaan Rogelio, pria itu justru diam-diam melindungi aset dan keselamatan istrinya dari gangguan orang lain. Saat Marian berniat kabur membawa rahasia kandungannya, Rogelio justru memeluknya erat dan menolak melepaskan ibu dari calon anaknya tersebut.
Sampul Novel Koleksi Kisah Nakal (21+)
9.2
Dalam dinamika hubungan modern yang penuh warna, setiap pertemuan selalu menyimpan rahasia yang tak terduga. Koleksi narasi romansa dewasa ini mengeksplorasi berbagai momen intim yang dipenuhi dengan kejutan tak terbayangkan di setiap babaknya. Pembaca akan dibawa menyelami lika-liku gairah dan emosi yang mendalam, di mana situasi biasa seringkali berubah menjadi peristiwa yang menggoda dan sangat berkesan bagi para tokoh di dalamnya.
Sampul Novel Menikah Karena Mata
9.2
Saat tirai pernikahan dibuka, Abimana terpaku melihat Maheswari. Sorot mata sang istri sangat identik dengan mendiang ibunya yang selalu menghantui mimpinya. Maheswari yang bingung hanya mengenal Abimana sebagai asisten dosen sekaligus calon suaminya melalui perjodohan. Namun, rahasia besar terungkap di malam pertama mereka: Maheswari adalah penerima donor mata ibu Abimana. Kini, Abimana terjebak konflik batin mendalam antara cinta dan kenangan masa lalu.
Sampul Novel Sekretaris Cantik Milik Tuan CEO
8.0
Demi melunasi utang sang ayah dan biaya pengobatan ibunya, Nadira Angelista dijual oleh Om Sam kepada seorang CEO kaya raya. Berusaha lepas dari jeratan tersebut, Nadira justru terjebak saat bekerja di perusahaan Jovian Hadinata. Jovian adalah mantan tunangan yang dulu ia tinggalkan dan kini bertekad menuntut balas dendam atas luka lama. Di tengah bayang-bayang masa lalu, akankah jalinan kebencian mereka berubah menjadi cinta kembali?