APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pemuas Ibu tiri KEMBAR

Pemuas Ibu tiri KEMBAR

Kehidupan Rey yang tenang berubah drastis setelah ayahnya memutuskan untuk menikah lagi. Kehadiran dua ibu tiri kembar yang memiliki kecantikan luar biasa dan bentuk tubuh memikat mulai memicu gejolak gairah dalam diri pemuda berusia dua puluh tahun tersebut. Terpikat oleh pesona mereka, Rey pun mulai menyusun rencana demi menyalurkan hasrat terpendamnya. Ia terus mencari celah dan kesempatan tersembunyi di dalam rumah untuk mendekati kedua wanita itu.
Bab
Bagikan

Bab 2

Membayangkan tubuh molek tante Aina dan tante Aini membuat ku merasa tidak kuat menahan birahi. Aku benar-benar menyukai wanita seperti itu, entah kenapa aku bisa menyukai wanita yang lebih tua dari ku.

Tapi aku harus menyadari, kedua perempuan itu memang istimewa, meski usianya lebih tua dariku, namun tante Aini dan tante Aina sangat cantik, wajah mereka benar-benar membuat lelaki yang melihatnya langsung jatuh hati. Aku tidak menyangka ayahku bisa mendapatkan dua perempuan sekaligus, bikin aku iri aja.

Dari situ lah aku mulai berpikir, dan sepertinya aku harus menyetujui ayahku untuk menikah dengan dua perempuan itu. Karena jika tidak, aku tidak akan bisa dekat dengan tante Aina dan tante Aini. Biarlah mereka menjadi ibu tiri ku. Karena jika sudah menjadi ibu buat aku. Di situ aku bisa manja-manja sama mereka.

Wajah cantik itu dan tubuh molek itu terus terbayang-bayang dalam pikiran ku. Hingga tak terasa batang kejantanan ku mengeras dengan sendirinya. Di saat itu aku berusaha untuk membuang jauh-jauh pikiran kotor itu, namun tetap saja, hal itu tidak bisa aku lakukan. Batang kejantanan ku semakin lama semakin keras.

Aku benar-benar tidak kuat, aku sudah tidak kuat lagi menahan gejolak hasrat birahi yang ada dalam diriku, yang akhirnya aku menurunkan tangan ku, aku pegang batang kejantanan ku sambil mengelus-elus lembut.

"Uhhhhmmmm."

Aku merasakan nikmat ketika batang kejantanan ku dimainkan, aku kocok pelan-pelan sambil membayangkan tubuh molek kedua perempuan itu. Angan ku melayang, betapa nikmatnya jika sampai bisa merasakan kenikmatan dari mereka berdua. Di balik selimut yang menutupi tubuhku, aku terus mengocok batang kejantanan ku yang benar-benar sudah sangat keras.

Ketika aku benar-benar tengah menikmati hal itu, tiba-tiba saja aku dikagetkan dengan pintu kamar ku, yang seketika terbuka.

KLEK!

Sontak aku kaget dan langsung menghentikan aktivitasku. Saat itu terlihat mbak Eni yang masuk kedalam kamar ku. Dia menatap ku heran.

"Kamu kenapa, Den? Lagi sakit?" tanya pembantuku itu.

Mbak Eni terlihat khawatir karena melihat aku yang sedang berselimut.

"Enggak, Mbak. Gak apa-apa kok," ucapku berusaha terlihat biasa saja.

Aku berusaha menyembunyikan batang kejantanan ku yang sedang berdiri tegak. Aku juga heran kenapa mbak Eni masuk lagi ke dalam kamar ku.

"O iya, Mbak. Ada apa?" tanyaku penasaran.

"Ini, mbak cuma mau bilang. Tadi bapak telfon ... Katanya bapak enggak pulang malam ini, bapak mau langsung lembur di kantor," jawab mbak Eni menjelaskan.

Aku terdiam sejenak, pikiranku sudah menebak kalau papah tidak lembur, pasti papah nginep di rumah perempuan itu. Enak banget papah bisa menikmati dua tubuh molek sekaligus.

"Den. Malah bengong."

Mbak Eni lagi-lagi mengagetkan ku, aku terperanjat dan ada rasa malu juga. Mbak Eni mengerutkan keningnya, ia terlihat aneh menatap ku.

"Kenapa sih, Den? Pake bengong begitu?"

"Enggak, Mbak. Ya udah kalo papah mau lembur sih, gak apa-apa," jawabku tersenyum.

Dari tadi aku masih berbaring dengan tubuh berselimut, hal itu mungkin yang membuat mbak Eni merasa aneh. Mbak Eni memang sangat perhatian, mungkin dia pikir aku sedang sakit hingga ia terus menanyakan tentang kondisi ku.

"Aku tidak lagi sakit, Mbak. Cuma pengen selimutan aja," ucapku meyakinkannya.

"Owh. Ya sudah, mbak ke sana yah. Nanti kalo mau apa-apa panggil mbak aja yah."

Mbak Eni benar-benar pembantu yang sangat perhatian. Aku menganggukkan kepala sambil tersenyum, setelah itu mbak Eni langsung berjalan ke luar kamar ku. Aku menghela nafas panjang.

"Untung gak ketauan. Coba kalo ketahuan, bisa malu aku.

Karena takut jika mbak Eni tiba-tiba masuk lagi, akhirnya aku bergegas untuk turun dari tempat tidur lalu berjalan mendekati pintu untuk segera mengunci pintu itu. Setelah Pitu kamar itu di kunci aku benar-benar merasa bebas, dan aku pun bisa melanjutkan menghayal dua perempuan yang akan menjadi ibu tiri ku.

Pikirkan ku langsung tertuju ke kamar mandi, aku berinisiatif untuk melakukannya menggunakan sabun mandi supaya lebih licin dan nikmat. Tidak menunggu lama aku bergegas masuk ke dalam kamar mandi itu lalu membasahi batang kejantanan ku, aku usapkan sabun lalu mengocoknya pelan-pelan.

"Hmmmppp."

Ki ini rasanya lebih licin dan lebih nikmat, aku memejamkan mataku sambil terus membayangkan tubuh molek tante Aina dan tante Aini. Gerakan tanganku semakin lama semakin cepat, aku benar-benar menikmatinya. Namun saat itu ada satu hal yang bikin aku jengkel, tiba-tiba saja aku mendengar suara ketukan pintu.

TOK

TOK

TOK

Aku sedikit geram mendengar itu, aku sudah pastian pasti itu mbak Eni. Mau apa lagi coba, udah malem masih aja bolak-balik ke kamar ku.

"Den..."

Benar saja itu suaranya terdengar memanggil ku.

"Iya, Mbak ... Sebentar," teriak ku dari dalam kamar mandi.

Aku buru-buru membersihkan sabun yang ada di batang kemaluanku. Karena aku saat itu hanya memakai celana kolor pendek, hingga celana yang aku kenakan itu terlihat menyembul. Namun aku tidak memperdulikan itu, karena mbak Eni sudah memanggil dari tadi.

Yang akhirnya aku langsung membuka pintu kamar ku. Di situ aku mencoba mencoba supaya mbak Endi tidak melihat ke arah celana ku, karena hal itu bisa membuatku malu, belum lagi jika mbak Eni sampai bilang ke papah.

"Ada apa lagi, Mbak?" tanyaku heran.

"Ini mbak bikinin bubur kesukaan kamu, dimakan yah, mumpung masih anget," jawab mbak Eni memperlihatkan semangkuk bubur ayam.

"Owh, makasih yah, Mbak," ucapku sambil meraih bubur itu.

Saat itu mata mbak Eni melirik ke Ara bawah, dia melihat ke arah celana yang aku kenakan. Sumpah disitu aku malu banget, aku harap mbak Eni gak mikirin yang aneh-aneh.

"Den," ucapnya.

Ucapan mbak Eni membuatku kaget, terlebih lagi ia seolah senyum meledek menatapku.

"Kenapa, Mbak?" tanyaku heran.

"Kamu habis ngapain?" Mbak Eni malah balik nanya.

"Aku gak ngapa-ngapain, kenapa sih? Emang ada yang aneh, Mbak?" tanyaku berpura-pura tidak tahu.

"Owh, enggak. Pasti habis nonton film panas yah? Hayo ngaku," ledeknya.

Saat itu aku benar-benar malu, ternyata benar mbak Eni mengetahui, dia suda menebak kalau aku sedang ereksi. Namun aku bersikeras mengelak.

"Enggak kok, dih ngarang," ucapku.

"Itu kok kayak tegang gitu," balas mbak Eni menunjuk.

"Ya ini sih wajar lah, Mbak. Kalo udaranya dingin ya gini, kan normal."

Aku berusaha membela diri, sedangkan mbak Eni hanya tertawa meledek ku.

"Iya sih. Ya udah di lanjutin yah, Den," ucapnya sambil tertawa kecil.

Mbak Eni bergegas meninggalkan aku. Aku terdiam, yang aku takutkan saat itu, aku takut jika mbak Eni bilang sama papah. Yang akhirnya aku buru-buru memanggilnya.

"Mbak."

Aku mengeraskan suara, mbak Eni pun menoleh ke arahku. Aku menyuruhnya supaya menghadap ku.

"Ada apa, Den?" tanya mbak Eni.

"Sini masuk, Mbak," ucapku.

Di situ aku langsung bilang sama mbak Eni supaya dia tidak menceritakan tentang ku terhadap papah.

"Ya mbak juga tahu lah, Den. Lagian mbak enggk mungkin lah bilang seperti itu," ucap mbak Eni.

"Iya siapa tau kan nanti mbak cerita kalo aku begini, begini," ucapku.

"Kamu tenang aja. Itu sih wajar, namanya juga orang normal ya wajar kalo melakukan itu."

Perkataan mbak Eni seketika membuat ku tenang.

"Emang udah keluar belum?" tanya mbak Eni yang seketika membuat ku terdiam kaget.

"Keluar apanya, Mbak?" Aku sedikit kebingungan dengan pertanyaan itu.

"Ya tadi kamu main sendiri kan? Udah muncrat belum tuh." Mbak Eni lagi-lagi meledek ku.

*****

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri Mudaku Meresahkan!
8.6
Demi menyelamatkan bisnis keluarga dari kebangkrutan, Yasmin yang baru berusia 20 tahun terjebak dalam pernikahan kontrak dengan duda kaya bernama Galih. Namun, konflik memuncak saat Galih memberikan pilihan sulit antara Vira, anak sambungnya, atau Anggara. Meski Yasmin sangat mencintai Vira, keraguan hatinya memicu amarah Galih. Pria itu akhirnya menjatuhkan talak dan melarang Yasmin menemui Vira selamanya, menghancurkan sisa harapan dalam rumah tangga mereka.
Sampul Novel Istri Pertama Dengan Jendela Kaca
9.5
Lima tahun dipoligami, Elsa berpura-pura tegar demi biaya sekolah adik-adiknya. Di mata Delon dan madunya, Ika, Elsa adalah sosok ikhlas yang sempurna. Namun, di balik senyum itu, ia memendam luka akibat kemandulan dan rasa sakit melihat kebahagiaan suaminya dengan wanita lain. Lebih tragis lagi, Elsa menyembunyikan kanker mematikan yang perlahan menghancurkan tubuhnya. Ia bagai jendela kaca yang tampak utuh namun rapuh, menunggu waktu hingga segalanya pecah berkeping-keping.
Sampul Novel Ketika Mertua Ikut Campur
8.0
Kehidupan pernikahan Salwa dan Lutfan kini di ambang kehancuran akibat campur tangan ibu mertuanya yang berlebihan. Situasi semakin memanas saat sang mertua sengaja membawa seorang asisten rumah tangga baru ke kediaman mereka. Namun, Salwa merasakan adanya niat terselubung di balik kehadiran wanita tersebut. Misteri besar mulai terungkap saat rencana rahasia mereka dijalankan. Sanggupkah cinta Salwa dan Lutfan bertahan menghadapi konspirasi ini?
Sampul Novel Kursi Panas di Kantor
8.9
Giselle Putri Natapradja adalah konsultan senior ambisius di The Converge yang mengincar posisi partner. Namun, jabatan itu justru jatuh ke tangan Akira Hangga Aryanto, pria berpengalaman dari perusahaan ternama. Situasi menjadi rumit karena Akira adalah pria dari masa lalu Giselle saat mereka terlibat cinta satu malam. Kini, di tengah persaingan profesional yang sengit untuk membuktikan siapa yang terbaik, keduanya harus berjuang meredam gairah lama yang kembali membara.
Sampul Novel Menikah Akibat Salah Culik
7.8
Kirana, pengemudi ojek daring, terdesak biaya operasi ayahnya hingga diculik oleh miliarder Rasta Emilio yang salah sasaran. Rasta mengira Kirana adalah musuhnya, Chloe, hingga melakukan tindakan keji yang berujung luka fisik. Meski salah paham terungkap, penderitaan Kirana berlanjut saat ia difitnah di rumah bordil tempatnya bekerja demi melunasi utang. Rasta kembali hadir menyelamatkannya, namun justru terjebak nafsu hingga Kirana hamil dan menyimpan dendam mendalam.
Sampul Novel My Korean Girl
8.5
Dalam sekuel kelima Ellite Bad Boys, Alex terjebak dalam masa lalu kelam setelah mengkhianati sahabatnya sendiri. Namun, pertemuannya dengan gadis Korea bernama Park Jin Hye mulai mengubah arah hidupnya secara drastis. Meski ada harapan untuk berubah, sisi gelap Alex tetap dominan. Ia justru menyeret Jin Hye masuk ke dalam dunianya yang berbahaya dan penuh kekacauan. Akankah cinta mereka bertahan di tengah bayang-bayang kriminalitas yang menyelimuti Alex?