APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel THE GOOD GUY

THE GOOD GUY

Amora meninggalkan Gio demi Marcel, sahabat yang ia anggap tulus. Namun, pernikahan yang diharapkan membawa kedamaian justru berubah menjadi petaka. Sosok Marcel yang lembut ternyata hanya kedok belaka. Kehadiran wanita dari masa lalu Marcel serta tekanan mertua kian menghancurkan batin Amora. Meski terjebak dalam trauma dan penderitaan, Amora terpaksa bertahan demi janin di rahimnya, agar sang anak tidak kehilangan figur ayah saat lahir nanti.
Bab
Bagikan

Bab 1

“Baik, saya akan ambil kamar, ini Bu. Benar, tujuh ratus ribu saja, kan dengan tambahan laptop dan salon kecil seperti ini?” tanya seorang gadis belia pada wanita berusia empatpuluh delapan tahun di hadapannya, sambil menyeka keringat yang membasahi kening.

“Iya, mbak Amora, benar,” jawab Wanita itu. walaupun usianya jauh lebih tua dari gadis yang akan menyewa salah satu kamar kos di tempatnya itu, dia tetap bersikap santun, serta dapat memperlakukan tamunya dengan sangat baik.

Amora meletakkan ransel di atas lantai. Ransel yang cukup besar dan membebani kedua pundaknya. Lalu, membuka isi di dalamnya dan menemukan sebuah dompet berwarna merah maroon, kemudian mengeluarkan uang ratusan ribu sebanyak tujuh lembar, dan memberikan pada ibu kos.

“Saya terima uangnya, ya Mbak Amora.” Wanita itu tersenyum lembut dan ramah. Mulai menghitung lembaran uang tersebut. Kemudian, kembali ia berkata, “Genap, ya tujuh ratus ribu rupiah. Tunggu sebentar, akan saya ambilkan kwitansi bukti pembayaran dan juga kunci kamarnya.”

“Baik, Bu,” jawab Amora juga sambil tersenyum.

Tak lama kemudian, Wanita dengan tinggi badan sekitar 153cm itu kembali dengan sebuah kertas, pena dan kunci kamar di tangannya. Selalu, senyuman menghiasi wajah yang masih terlihat singset dan awet muda walaupun dari postur tubuh juga terlihat jelas sekali bahwa dia sudah tak lagi muda. Bahkan, juga lebih tua dari ibu Amora.

“Ini tanggal 20 Juni, ya? uang dibayar lunas di depan. Jadi, ke depannya jika mau nambah kos lagi, bayarnya tiap tanggal 20, ya Mbak?” ujar bu Ririn. Nama pemilik kos tersebut.

“Baik, Bu. Terimakasih,” ucap Amora dengan santun. kemudian segera membuka kamar dan meletakkan barang-barangnya di dalam ruangan tersebut. Sektika, dia langsung menghempaskan tubuhnya di atas kasur busa dengan sprei bewarna coklat muda tersebut.

“Uh, nyamannya jika begini. Ruangan yang dingin alami dan juga kasur yang empuk… akhirnya bisa beristirahat juga setelah dua hari jadi gembel di jalanan,” gumam Amora seraya memejamkan mata.

Awalnya Amora berfikir untuk istrahat sejenak melepaskan penat di tubuhnya. Tapi, karena dia terlalu lelah dan juga lebih karena telah berjalan entah berapa kilo kemarin, dari sejak tiba di ibu kota untuk berkeliling mencari kos-kosan.

Entah, sudah diatur Tuhan agar dia bisa sampai di tempat ini atau bagaimana. Sudah sekitar duapuluh lima tempat kos-kosan yang ia datangi selalu penuh. Jika saja ada yang kosong, sudah ada yang booking dan kasih dp. Sama saja, kan dengan tak bisa ia pakai? Hingga akhirnya Ketika lelah berjalan, dia mendapati tempat ini yang bahkan, kos-kosan paling bagus, indah dan bersih dari semua yang dia lihat sebelumnya.

Bahkan jika dilihat sekilas saja sudah sangat terlihat sekali bahwa pemilik kos sangat ramah baik dan juga santai. Gerbang masuk kos tidak jadi satu dengan rumah pemiliknya. Berjarak dengan tikungan. Jadi, ia bisa bebas dan tak harus merasa sungkan apabila ia ada kendala dan mengharuskan pulang larut malam Ketika Hunting foto ataupun ngevlog bersama dengan teman-temannya kelak.

“Heem… nyaman sekali. Benar, apa yang telah Tuhan firmankan pada kitabnya. Akan ada kemudahan setelah kesulitan,” gumam Amora yang merasa sangat nyaman sekali dengan suasana kamarnya yang luas dan sejuk meskipun tidak ada AC di dalamnya. Sebab, di luar sana terdapat kanopi yang atapnya menggunakan genting untuk parkir motor, lalu di bawahnya terdapat banyak sekali tanaman hijau yang tertata sangat rapi. Rupanya pemilik kos ini menyukai tanaman hias.

Kan, nikmat Tuhan mana yang kau dustakan? Di dalam ruangan enak sejuk kasur yang empuk aroma wangi dari pengharum ruangan yang baru saja ia pasang, sungguh nyaman sekali. Amora menghenpaskan tubuhnya dan berguling-guling di atas kasur. Berfikir untuk istirahat sejank sebelum akhirnya ia mandi untuk memebersihkan diri. ia yakin bahwa muka dan penampilannya Sekarang ini pasti sudah sangat dekit dan berdebu mirip sekali gembel.

‘Kamu memang anak sialan! Kenapa gak segera menyusul pergi ibu kamu saja sana ke neraka?’ teriak seorang Wanita sambil melemparkan buku tebal tepat mengenai muka Amora.

Amora terkejut. Antara sakit yang luar biasa dan marah yang terlalu di dalam benaknya mendngar ibu kandungnya di caci seperti itu oleh ibu tiri yang baru dua tahun ini menikah dengan ayahnya.

‘Lancang sekalai kau berkata demkian? Atas dasar apa kau bisa mengatakan dengan begitu yakin bhawa ibuku masuk ke dalam neraka? Dia adalah orang baik. Neraka sepertinya hanya layak pada Wanita jalang sepertimu, ibuku mati gara-gara kau! Kau, merusak rumah tangga kedua orangtuaku, dan membuat ibuku sakit-sakitan hingga mati. Manusia terkutuk, kou Rola!’ teriak Amora pada sang ibu tiri tanpa mau memanggil dengan sebutan tante jika pun masih tak bisa menerimanya sebagai pengganti ibunya.

‘Kau anak setan! Beraninya memanggilu hanya nama?’ teriak wanita itu kemudian menampar keras kepala Amora.

“Tidaaak!” seketika Amora pun bangkit dan duduk tegak di atas kasur busa yang ia tempati untuk tidur. Insiden yang membuat dirinya pergi dari tempat di mana dia dibesarkan itu rupanya begitu membekas, dan membawa sebuah trauma tersendiri di dalam benaknya. Bahkan, itu kini terjadi kembali dalam mimpinya. Begitu sama persis seperti yang dia alami tiga hari silam.

Memang sih hanya mimpi. Tapi, itu terasa begitu nyata, bahkan, keringat mengucur membuat tubuhnya basah oleh keringat.

Tapi, tunggu dulu. Dia tidak mati oleh pukulan maut ibu tirinya, kan? Kenapa suasana sangat gelap sehingga ia tak dapat melihat apapun begini, ya?

Amora merangkak sambil meraba-raba daerah sekitarnya, dia berusaha mencari ganggang pintu kamar untuk di buka agar biasan cahaya dari luar sana dapat masuk ke dalam supaya dia juga bisa menyalakan saklar lampu agar terang.

“Mbak Amora, kirain ke mana… habis, melihat ruangan di dalam kelihatan begitu gelap,” ucap ibu kos yang sudah ada di depan pintu ketika Amora membukanya.

Sepertinya tadi Wanita tersebut hendak mengetuk pintu. Tapi, siapa yang menyangka, bersamaan dia mengangkat tangan kanannya pintu kamar malah sudah terbuka.

“Aduh, Bu, maaf. Tadi, itu saya ketiduran,” jawab Amora malu-malu. Lelah dia, selama tiga hari hidup bagaikan gembel di Jakarta. Mau sewa hotel dia ga ada banyak duit.

Ibu kos hanya tersenyum saja. Pasti beliau juga sudah dapat melihat dari penampilan Amora yang kucel serta ramabutnya yang masih acak-acakan. Di tambah lagi, tadi siang saat datang menanyakan kamar kos juga terlihat begitu lelah dan sangat pucat sekali. Jadi, ibu kos berfikir bahwa gadis belia itu mungkin sedang sakit.

“Ini, tadi anak ibu membikin seblak. Mungkin mbak Amora bersedia. Di makan, ya?” ucap ibu kos yang membuat Amora diam dan terpaku karena terharu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bersama Kita Bangkit Dari Abu
8.0
Dalam kondisi hamil tua, mobilku ditabrak truk secara sengaja. Saat sekarat, aku menghubungi suamiku, Kian, namun ia justru mengabaikanku demi keluhan sakit kepala Florence. Pengkhianatan itu berujung tragis: bayi kami tewas dan kakakku kehilangan karier pianisnya selamanya. Kini, duka berubah menjadi amarah yang membara. Kian menganggap kami sampah, namun ia tak sadar bahwa kami akan bangkit dari kehancuran ini untuk menuntut balas atas semua penderitaan kami.
Sampul Novel Duda Kuat
9.7
Dalam setahun, Satria telah menikah tujuh kali, namun semua istrinya meminta cerai. Mereka tidak sanggup menghadapi stamina ranjang Satria yang luar biasa, di mana ia menuntut pelayanan tujuh kali sehari. Fenomena aneh ini membuat Satria bertanya-tanya tentang kondisinya. Apakah kekuatan fisik yang berlebihan ini merupakan efek samping dari obat misterius pemberian almarhum kakeknya saat ia masih sekolah? Sekuel dari kisah Kepincut Janda Tetangga.
Sampul Novel Gairah Panas Tuan Arion
9.5
Arion Harold dikenal sebagai casanova dingin yang menyembunyikan perasaan mendalam pada sekretaris pribadinya, Emily. Meski sering bersikap ketus, sebuah malam penuh gairah akhirnya mengungkap emosi terpendam mereka. Namun, hubungan sahabat masa kecil ini hancur seketika akibat situasi tak terduga. Emily yang terluka memilih menjauh demi melindungi hatinya. Mampukah Arion memenangkan kembali cinta Emily, ataukah pesonanya tak lagi cukup untuk memperbaiki keretakan itu?
Sampul Novel Janda Lugu
8.4
Terlilit hutang akibat ditipu, Arka melarikan diri ke kampung halaman untuk menghindari kejaran rentenir. Di sana, ibunya justru menjodohkannya dengan Nilam, janda kaya raya. Arka pun berniat menikahi Nilam demi menguras hartanya. Namun, ketulusan Nilam perlahan meluluhkan hati Arka hingga ia menyesali niat busuknya. Saat rahasia terbongkar, Nilam yang kecewa justru meminta pernikahan formalitas belaka. Mengapa sosok yang semula lugu itu berubah drastis?
Sampul Novel Mengejar Dosen Duren
9.4
Jelita terbangun dalam kondisi mengenaskan setelah tubuhnya dipinjamkan kepada Elizabeth, hantu istri dosennya sendiri, Daniel Danuarja. Tanpa diduga, Elizabeth justru memanfaatkan raga Jelita untuk berhubungan intim dengan sang suami hingga Jelita kehilangan kesuciannya. Saat kesadarannya kembali, Jelita mendapati arwah Elizabeth mulai memudar dan hampir lenyap. Di tengah kemarahan akibat dikhianati, Jelita kini terjebak dalam skandal rumit bersama Daniel.
Sampul Novel Menikahi Suami Sahabatku
8.0
Azriya Aurora terpaksa menikahi Gavriel Erlando demi memenuhi wasiat Kartika, sahabatnya yang telah tiada. Selain mengasuh dua putra sambung yang membencinya karena tuduhan pembunuhan, ia harus menghadapi mertua yang licik. Setelah terusir akibat fitnah kejam, Azriya menyadari adanya keterlibatan kakak iparnya dalam konspirasi ini. Di tengah misteri gelap Keluarga Erlando, mampukah Azriya bertahan, ataukah ia akan menyerah pada nasib rumah tangganya?